Senin, 11 Mei 2009

SAYA MAU JADI GOBLOG !!!!


Tulisan ini diambil dr buku BOB SADINO Belajar Goblog.
Berikut tulisan-tulisan beliau, semoga bermanfaat.

1. Terlalu Banyak Ide - Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya

2. Miskin Keberanian untuk memulai - Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.

3. Telalu Pandai Menganalisis - Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.

4. Ingin Cepat Sukses - Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.

5. Tidak Berani Mimpi Besar - Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa dicapai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.

6. Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi - Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.

7. Berpikir Negatif Sebelum Memulai - Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.

8. Maunya Dikerjakan Sendiri - Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.

9. Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan - Orang “Pintar” menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.

10. Tidak Fokus - Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.

11. Tidak Peduli Konsumen - Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.

12. Abaikan Kualitas -Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.

13. Tidak Tuntas - Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.

14. Tidak Tahu Pioritas - Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas

15. Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas - Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,

16. Menacampuradukan Keuangan - Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.

17. Mudah Menyerah - Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.

18. Melupakan Tuhan - Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.

19. Melupakan Keluarga - Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga

20. Berperilaku Buruk - Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diats kakinya sendiri.


jadi silahkan dipilih, mau jadi orang goblog apa pintar????

Kamis, 07 Mei 2009

The biggest boundaries is you itself my friend

Here's some question.
" Can u prepare ten million rupiah in one night ???  "
*(the condition is that u don't have any money and u need in for your business investment)

the majority of the answer if a big NO, which i don't agree

but,

what if the situation changed ?
same question.
" Can u prepare ten million rupiah in one night???  "
*(the condition is one of your closest relative's exp: ur parents is got a sudden ill and he/she needs to be taken care of, but still u don't have any money)

i bet u can have the money by noon the next day, even if u have to beg to ur worst enemy.

see the different? it's just ur mind set that tells u that u can't provide such amount in an inconsiderable time, but if u try a bit harder, u know u can do it.

sometimes, the mind set gave a boundaries for u.
u'll see that somethings is impossible to achieve because ur mind set tells u it impossible, whereas its possible after all.
so free ur mind, because your mind is the combinations of thought,  perception,  memory,  emotion,  will and imagination, including all of the brain's conscious and unconscious cognitive processes. 
let your imagination run freely, your emotions gone wildly, browse your deepest memory, open your thought and perception as wide as the window greet the morning shine. and i assure u that your mind won't give you any reason to step back to reach your happines and succes.

~cheers mate





Selasa, 05 Mei 2009

Seeking for a search of light called freedom

Late nite working, what did u get? an overtime and an awfull fatigue.
how long will weshould do this routine, wake up early as the sun staring to rise, and go to bed when the stars start to yawning.
i've got some good materials from the latest book that i read. one of the best quotation is 
" it's better to be a little bos, rather than an old  big labour"
ahahahaha.............i've always want to be a businessman, some of the reason that always wanna be a businessman is :
  1. I could wake up from my beuty sleep whenever i wan't, hey waht do u care? i'm the boss
  2. I could spend my time to enjoy life, rather than stuck in a silly chair, starring at the LCD like there's no more i can see in this world.
  3. I'll love my job sooo much, silly statement huh, but not for me....if i became one of the businessman it means the business is my life itself, i breathe, eat, and even getting my leisure form it, so i have to love my job, beside it gave me a lot of fortune LOL.
  4. No deadline for me. i'm the one whom will set the deadline itself. ^_^
overall, all i can say beeing a businessman means u've got your bail ticket to your freedom. i'm no afraid of the consequency's beeing bankrupt, getting scammed or anything that could happen, that's the risk for your freedom rite.
" if u wanna have a big cath, you have to prepared the big bait"

Sabtu, 02 Mei 2009

Midnite Cranky Conversation

well......last night i've a little chit chat with a friend o mine, just met her bout a week ago.........and believe me she's so annoying as hell hahahaha (kiddin epilesi girl, no offense)

we caught up in this past midnite cranky conversation, but one thing fo sure, she had a broad thought about life.

remember eps' sista, there's people watchin our stupid behaviour beyond thoose blue, cloudy, and bright skies, laughing at us and we're still a bunch of coloured marbles in a big jar of life hahaha......

anyway, it's been a great chit chat we have then....... let's do that again another times
and remember..."take ur medicine and don't bit ur tounge when ur ailment relapse hahahaa.... "

Rabu, 29 April 2009

Smoke, Cofee and a bad habbit

Same old problem, insomsia....why can't i get rid this annoying habit.
i've tried milk, sleeping pilss, work out (just a glimpse though), even i've even take a bottle of beer before i go to my cudly bed. (and trust me, this is the best treatment, i can sleep like a baby, altough i've got a hangover afterwards LOL )

Now, it's getting worse.....i can't sleep before 3 A.M, my hips often get cramped, and my feet can't sustain my body weight after a long sit. Damn, i feel like a 70 years and abandoned grandpa'...sigh, it's getting to disturb my recent activities, especially i work at 8 A.M until 6 P.M, continued with my recent lecture, and of course my side job.
Honestly, i didn't mind at all if i had to sleep juat for a couple of hour a day, bcause i think there's so much to do, but my body yelled and getting cranky to keep on with me.

I've once asked my friend about my recent condition, do you know the answer of my problems is as simple as 1,2,3.
He said that all i have to do is start to do some serious exercise (since i haven't done any exercises since my junior high, it almost 10 years u know hahaha....and secondly i have to stop my other bad habbit, which is smoking like hell (LOL)

okaay, maybe i'm too exaggerate when i'm smoking.
But honestly i can think more clearly when i had my smoke beside me, just like jesse james with his handgun maybe hihihi....
anyway, after i've done some thinking and meditating (this i lied) i've conclude some critical decision, i have to reduce my smoking habit, reduce my coffe ( i haven't told u, that besides smoking, there's always a cup of coffe beside me) and start doin some exercise (at least some cardio for my vulnerable lungs and heart hahaha....)


wish me luck everybody

Minggu, 26 April 2009

Pernahkah terfikir, kalau ternyata manusia itu mempunyai kemiripan sama uang kertas ??
pernah liat uang kertas kan?
pertanyaannya adalah, apa kemiripan kita sama orang kertas?
dari "appearence" uang kertas jenisnya banyak dengan nominal yang berbeda. ternyata filosofi yang dapat disimpulkan antara hubungan antara uang kertas dengan manusia adalah, uang terbuat dari material yang sama, yaitu "KERTAS" (of course do'oh) begitu juga manusia, material pembentuk manusia sama semuanya, isinya juga sama.
tapi apa yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya, sama seperti uang, yang membedakan adalah nilai (value).
manusia harus mempunyai moral jika ia ingin dihormati oleh sesamanya. Moral adalah nilai ke-absolutan dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh.

nilai seseorang akan menentukan posisinya di masyarakat, apakah seseorang tanpa nilai tambah yang tinggi bisa menjadi sebuah uang kertas dengan nominal seratus ribu?

what makes u a somebody, is your value, so can u show the world your value?

Kamis, 23 April 2009

Nafas Pelan2 buat yang punya NPWP

"Sistem penyampaian SPT Pribadi 2008 yang dijalankan kemarin memang terkesan mudah, namun kenyataannya tidaklah semudah itu. Anda masih belum bisa tidur nyenyak selama 2 bulan sejak SPT Pribadi Anda dilaporkan. Anda yang memiliki NPWP, pasti ada yang tidak mengetahui kriteria SPT Pribadi lengkap dan/atau benar karena sebagian besar adalah wajib pajak yang pertama kali melaporkan SPT Pribadinya. Anda belum tentu pernah membaca buku panduan mengisi SPT Pribadi dan walaupun Anda telah membacanya, Anda mungkin tidak mengerti kriteria SPT Pribadi lengkap dan/atau benar menurut pajak.

Saat kita menyampaikan SPT Pribadi tahun 2008 ke Kantor Pelayanan Pajak / Drop Box kita akan mendapat tanda terima berwarna putih. Kantor Pajak melakukan penelitian paling lama 2 bulan setelah SPT Pribadi Anda diterima. Jika SPT Pribadi yang Anda sampaikan masih salah dan/atau tidak lengkap, maka Anda akan dikirimkan Surat Permintaan Kelengkapan SPT ke alamat sesuai alamat yang tercantum di kartu NPWP Anda. Isi surat tersebut memberitahukan bahwa SPT Pribadi Anda masih salah dan/atau tidak lengkap.

Apabila dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan Surat Permintaan Kelengkapan SPT, Anda belum menyampaikan kelengkapan SPT Pribadi Anda, maka Anda dianggap belum menyampaikan SPT Pribadi dan Anda akan dikirimkan surat yang menyatakan bahwa SPT Pribadi dianggap tidak disampaikan. Hal ini berarti Anda dianggap sama sekali belum melaporkan SPT Pribadi Anda.

Jika SPT Pribadi Anda sudah benar, maka Anda tidak akan menerima pemberitahuan apapun. Untuk memastikan bahwa SPT Pribadi yang Anda laporkan telah benar, maka Anda dapat mengambil Bukti Penerimaan Surat (BPS) berwarna kuning dengan meminta langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Anda terdaftar."


Ga ada yang namanya hidup tenang dalam pajak hahaha...

sumber : disini